Waktu takkan menjadi batu jika kita saling bersatu
Air takkan mengeluh jika kita tak pernah mengeluh
Bintang kan bercahaya jika kita saling percaya
Hidup takkan sia-sia jika kita saling setia
Apapun yang terjadi
Sabtu, 01 Oktober 2011
CINTA
Jalan-jalan ke maluku jangan lupa beli kayu
Kalau kamu cinta padaku bilang saja
I LOVE YOU
Emang banyak wanita cantik
Cuma kamu yang aku sayang
Kembang gula di perigi
Untuk aku minum jamu
Kemana pun kamu pergi
Aku slalu rindu kamu
Wahai seruling buluh perindu
Suaranya memikatku
Wahai gadis pujaanku
Pohon sagu jatuh di tebang
Pohon duku di bikin sarang
Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang
Kalau kamu cinta padaku bilang saja
I LOVE YOU
Ada udang di atas batu
Ada batu dalam perahu
Jangan engkau jauh dariku
Aku akan selalu sayang padamu
Paling cakep burung gelatik
Di atas awan terbang melayangEmang banyak wanita cantik
Cuma kamu yang aku sayang
Kembang gula di perigi
Untuk aku minum jamu
Kemana pun kamu pergi
Aku slalu rindu kamu
Wahai seruling buluh perindu
Suaranya memikatku
Wahai gadis pujaanku
Ku sangat cinta kamu
Pohon duku di bikin sarang
Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang
Cintaku Jauh Di Pulau
Cintaku jauh di pulau,
Gads manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar
Di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
Angin membantu, laut terang, tapi terasa
Aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angn mendayu,
di perasaan penghabisansegala melaju
Ajal ber takhta, sambil berkata :
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja."
Amboi: jalan bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa ajal memnggilku dulu
Sbelum sempat berpelukdengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
Kalau 'ku mati iseng sendiri.
Gads manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar
Di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
Angin membantu, laut terang, tapi terasa
Aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angn mendayu,
di perasaan penghabisansegala melaju
Ajal ber takhta, sambil berkata :
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja."
Amboi: jalan bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa ajal memnggilku dulu
Sbelum sempat berpelukdengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
Kalau 'ku mati iseng sendiri.
Kamis, 29 September 2011
Bicara Hati Luka
Tiada lagi indah..
Selain dari siksa dan gundah..
Ibarat patah sayapku..
Terbang jua mencari arah..
Moga kan ketemu bahagia..
Biarpun hati luka bernanah..
Ku kutip sisa-sisa janji..
Yang kau lemparkan..
Biarpun pedih..
Ku terima jua..
Tetap bersarang di mindaku..
Bagaimana bisa kau begini..
Menyulam manik-manik..
Dari airmataku..
Untuk kalungan..
Buah hatimu..
Mampukah mengerti kekasih?
Betapa cinta rumah igloomu..
Nyaman dan cantik..
Nun jauh di kutub sana..
Namun andainya di pindahkan ke arabia..
Ia kan mencair dan hilang sekelip mata..
Tatkala mentari memancarkan cahaya.
Selain dari siksa dan gundah..
Ibarat patah sayapku..
Terbang jua mencari arah..
Moga kan ketemu bahagia..
Biarpun hati luka bernanah..
Ku kutip sisa-sisa janji..
Yang kau lemparkan..
Biarpun pedih..
Ku terima jua..
Tetap bersarang di mindaku..
Bagaimana bisa kau begini..
Menyulam manik-manik..
Dari airmataku..
Untuk kalungan..
Buah hatimu..
Mampukah mengerti kekasih?
Betapa cinta rumah igloomu..
Nyaman dan cantik..
Nun jauh di kutub sana..
Namun andainya di pindahkan ke arabia..
Ia kan mencair dan hilang sekelip mata..
Tatkala mentari memancarkan cahaya.
Rabu, 28 September 2011
Langganan:
Postingan (Atom)





